Thursday, 10 March 2022

Heeeyyy!! Its Okay!!

Cr. Pinterest


Its Okay to not be Okay, remind me about K-Drama yang dibintangi sama Kim Sohyun dengan cerita seorang yang terluka di masa lalu dan pada akhirnya bisa menerima kondisi. Keren si, karena ga semua orang akan mampu sadar dan menerima kondisi dirinya sendiri. 


Hidup itu nano-nano, banyak rasa. Di titik tertentu manusia bisa bertemu rasa seneng, bahagia, kecewa, sedih. Mungkin buat rasa senang bahagia, diri kita akan dengan mudah menerima karena rasa itu yang sangat disegani. Tapi tidak menutup kemungkinan merasakan sedih, kecewa, takut, dan sadar ga sadar rasa itu tidak diinginkan oleh diri apalagi untuk bisa diterima. Rasa sedih, kecewa, takut akan lebih terekam di memori manusia daripada rasa senang itu sendiri. Rasa senang cenderung mudah dilupakan dan hanya sesaat saja. 


Menurut Kubbler Rose (1970) dalam Tomb (2003), ada tahapan sampai kita menerima apa yang terjadi di diri kita. Ketika sesuatu terjadi pada diri kita, tanpa disadari reaksi awal yang muncul adalah menyangkal (denial). Biasanya kita akan mengatakan, “Ahahah Gapapa kok, ga ada apa-apa. Its Okay!”, “Ga ada perubahan apapun kok, aku ga kehilangan diriku. Yah, yes I am!”. Sebenernya ungkapan tersebut adalah suatu penyangkalan diri tidak terima dengan apa yang terjadi dengan diri sendiri karena ketidakberdayaan untuk menghadapi apa yang memang seharusnya dihadapi. Pada tahapnya, ketidakberdayaan diri berimbas pada tidak bisanya mengontrol emosi. Emosi yang sering diungkapkan adalah marah. Marah dengan apa yang terjadi dengan diri sendiri bahkan marah kepada orang lain yang sebenarnya ingin memberikan support.


Kembali pada fitrah manusia yang diberi oleh Tuhan akal dan pikiran, manusia akan mencapai satu tahap berpikir, “Oh ya kalau misalnya aku ga gini maka ga akan merasakan gitu”. Pada tahap ini, manusia sudah mau melihat dan sadar dengan apa yang terjadi pada diri. Meskipun pada akhirnya akan masuk di tahap depresi, merasa lelah dengan keadaan dan perasaan yang dialami. Tapi satu hal sampai di titik ini, manusia sudah menyadari apa yang sedang dialami dan mampu mengontrol diri. Pada akhirnya akan mampu menerima dan sadar dengan kenyataan ada yang berubah, dengan harapan kita bisa lebih self love dan bersikap lebih bijak. 


“Its Okay, to not be Okay. Kadang kita perlu merasakan dan mengikuti ritme. Kalaupun kita tersandung, menangis-pun gapapa yang penting kita bisa kontrol diri dan tau bagaimana menyembuhkan diri. Ga ada yang instant, semua butuh proses. Begitupun Mie Instant, perlu dimasak dan dibumbui dulu baru bisa kita nikmati. Dan hidup-pun demikian.”

 


Wednesday, 4 March 2020

PayLater : Madu atau Racun?





Prinsip digitalisasi saat ini sudah sangat dekat dengan kehidupan manusia. Tak terkecuali untuk urusan perekonomian. Prinsip digitalisasi di dunia eknomi saat ini bisa dilihat dari adanya sistem pembayaran PayLater. PayLater merupakan sistem pembayaran kredit yang ditawarkan tanpa perlu memiliki Kartu. Sistem transaksi Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later). Mostly, sistem pembayaran PayLater ini digunakan di aplikasi-aplikasi E-Commerce atau aplikasi dompet digital.

Adanya tingkat konsumsi tinggi namun alat perantara pemuas kebutuhan terbatas maka muncul prinsip digitalisasi pembayaran yaitu Pay Later yang bisa membantu memuaskan kebutuhan dari mulai kebutuhan belanja ini-itu hingga kebutuhan travelling sana-sini. Semua itu bisa diwujudkan dengan PayLater.

Setiap hal memiliki sisi hitam dan putih namun dalam hal ini manusia juga harus bisa melihat celahnya. Adanya PayLater bisa sangat membantu kita untuk memenuhi kebutuhan dalam situasi terpepet dan tidak memiliki finansial cukup. So, PayLater hadir sebagai ibu peri yang menawarkan solusi sangat ampuh. Atau sebagai perempuan yang memang lebih suka belanja sedang butuh suatu produk dan memang ada promo diskon namun sedang tidak ada uang yang cukup maka PayLater menjadi penolong seperti pangeran berkuda putih yang sangat ditunggu-tunggu. Dalam kondisi-kondisi ini PayLater memang menjadi penolong karena ketika melakukan transaksi tanpa harus membayar dulu.

Tapi di sisi lain PayLater dapat menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu dapat meledak tanpa kita sadari karena kita terlalu kalap dengan mudahnya sistem pembayarannya terlebih jika memiliki limit kredit PayLater besar. Transaksi apapun yang diinginkan tanpa tahu yang dibutuhkan dapat menjadi boomerang. Karena limit kredit PayLater bukan uang sebenarnya. Penggunaan pembayaran PayLater tanpa kontrol diri yang kuat akan menjadi khilaf setiap penggunanya, apalagi tanpa menghitung kemampuan finansial. Tagihan dengan bunga menumpuk dan jumlah denda yang harus dibayar akan menjadi Nightmare bagi siapapun yang menggunakan PayLater tanpa kontrol diri dan menghitung kemampuan finansial.

PayLater sangat boleh digunakan bahkan dibeberapa kondisi bisa sangat membantu. Namun sebagai manusia kita pun harus bisa menimbang mana yang menjadi kebutuhan atau semata-mata hanya keinginan. Konsep ini bisa digunakan sebagai pegangan pengguna PayLater. Di sisi lain PayLater memunculkan sifat konsumerisme di masyarakat. For me, Hiduplah secukupnya. Jika memnag butuh belilah, jika hanya ingin maka redam dulu. Bijaklah dalam memutuskan sesuatu, dalam hal belanjapun. Kita kalap, kita nanggung. Tidak mau dikejar-kejar Dept Collector kan? Aku si engga. Terimaksih

Tuesday, 10 December 2019

Ketika Kenyamanan Berkerja Kembali Dipertanyakan(?)




“Ya, kami adalah manusia yang memiliki kemanusian, jika anda ingin dianggap sebagai manusia maka tolong perlihatkan rasa kemanusiaan itu meski hanya sebiji zarah.” 

Sudah lama aku tidak menulis dan ini adalah keresahanku sekarang ini.

Mungkin dulu ketika membicarakan manajemen hanya dalam angan tanpa merasakan yang sebenarnya seperti. Belum merasakan benar-benar menjadi seorang buruh dan relasi kekuasaan didalamnya. Belum merasakan menjadi buruh yang membutuhkan sebuah pekerjaan untuk menopang hidup dan diatasnya ada si Borju yang memiliki modal. Dulu membicarakan ini hanya dalam awangan atau melihat fenomena yang ada di masyarakat. Sekarang? Aku buruh dan tidak berdaya.
Welcome to the jungle!! Tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut. Setelah keluar dari dunia (pendidikan) banyak hal amazing nan menyenangkan bahkan menyedihkan sekalipun. Tapi hal ini yang membuat kita berkembang menjadi lebih baik lagi (mungkin).

Di perjalanan hidup, pada satu titik akhirnya saya menetukkan untuk bekerja pada sebuah perusahaan swasta di kota yang katanya istimewa. Disinilah pergolakan batin dimulai. Ada hal-hal yang tidak selaras antara perusahaan, pekerjaan dan aku.

Seiring berjalannya waktu, semakin merasakan perusahaan ini tidak sehat dan dengan kebijakan tambal sulam. Why? Ada kebijakan yang dibuat secara kondisional dan tanpa pemberitahuan dalam waktu yang lebih lama dari waktu pelaksanaan kebijakan kepada pekerja. Pemberitahuan kebijakan baru secara dadakan, sedadakan tahu bulat. Kalau boleh bilang, setiap perusahaan seharusnya memiliki planning kedepan bagaimana roda perusahaan akan berputar sehingga permasalahan-permasalahan perusahaan nantinya sudah memiliki gambaran solusi dan dapat dikomunikasikan dengan pekerja lebih awal.

Lalu apakah hal ini berpengaruh kepada kondisi si pekerja?

Berpengaruh dan bahkan sangat berpengaruh. Adanya kebijakan baru dengan pemberitahuan dadakan serta kurang menyerap aspirasi dari pekerja menggambarkan perusahaan hanya menjadikan pekerja sebagai alat produksi. Hal ini sama halnya perusahaan kembali pada jaman klasik, dimana yang ditekankan perusahaan kepada pekerjanya hanyalah masalah kebutuhan akan peningkatan produktivitas. Produktivitas selalu ditekan tanpa melihat bagaimana kondisi dari pekerjanya. Perusahaan enggan mengetahui bagaimana kondisi psikologis dari pekerjanya, sehingga tidak ada rasa nyaman dan aman yang diberikan perusahaan kepada pekerjanya.

Perusahaan sekarang ini sebaiknya mulai menggeser hal-hal tersebut kepada arah yang lebih memanusiakan manusia, bukan meng-alat-kan manusia. “Ya, kami adalah manusia yang memiliki kemanusian, jika anda ingin dianggap sebagai manusia maka tolong perlihatkan rasa kemanusiaan itu meski hanya sebiji zarah.” Kalau kata Kakek Elton Mayo, perusahaan harus mulai melihat sisi psikologis dari sumber daya manusia yang dimilikinya. Dimana respon motivasi dan respon emosi sari situasi kerja mejadi hal penting daripada pengaturan logis dan rasioanl dalam menetukan output kerja. Hubungan sosial dalam kelompok kerja adalah faktor penting yang mempengaruhi keuasaan kerja atas suatu pekerjaan. Hal ini menjadi keresahan awal pada saat berkerja karena merasa seperti robot yang sedang melakukan pekerjaan tanpa dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Maka jangan salahkan ketika sedang sepi pekerjaan adalah hal yang menyenangkan kerana dalam kondisi ini pekerja dapat lebih bersosialisasi dan mengenal lingkungan sekitar. Perusaan yang lebih melihat sisi kemanusian dari sumber daya manusia yang dimilikinya akan lebih memberi manfaat jangka panjang. Dengan permasalahan dan adanya kebijakan yang selalu diperbaharui, sebaiknya perusahaan lebih melihat titik kemanusiaan dan hubungan dua arah yaitu dengan melibatkan pekerja dalam pengambilan keputusan dan mendengar aspirasi dari pekerja karena hal ini nantinya akan memberi dampak positif untuk perusahaan itu sendiri. Pada dasarnya, rasa nyaman, aman dan memanusiakan manusia menjadi tonggak keberhasilan dari suatu perusahaan. Semangat dan kenyamanan kerja selaras dengan peningkatan produktivitas kerja.

Saturday, 29 June 2019

Revolusi 4.0

Cr. Pinterest
Oke guys let me share with you what I get after watching a channel youtube from Inovator 4.0 id. Inovator 4.0 Indonesia merupakan sebuah gerakan yang digagas dan didirikan oleh Budiman Sudjatmiko dalam merespon perubahan menuju Industri 4.0. Latar belakang beliau mendirikan Inovator 4.0 Indonesia berawal dari obsesi yang dimilikinya, yaitu obesei terhadap kebebasan, keadilan dan kesetaraan serta kemajuan. Menurutnya, kebebasan dan keadilan tanpa ada kemajuan hanya akan membuat kita berlalu-lalang secara bebas tetapi terbelakang. Oleh karena itu, kemajuan itu sangat dibutuhkan karena dunia secara berkelanjutan akan mengalami perubahan dan manusia dituntut untuk mengikutinya jika tidak menginginkan ketertinggalan.

Perubahan yang sangat pesat terjadi pada ranah teknologi, yang mana semakin hari perubahan teknologi selalu berkembang kearah positif. Kemajuan teknologi yang terjadi secara sadar atau tidak sadar sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Menurut ahli astrofisikawan Roger Penrose menyatakan bahwa terdapat tiga alam yang mengatur hidup manusia seiring berkembangnya zaman, yaitu Alam Fisik, Alam Mental dan Alam Matematik. Di era prasejarah hingga 10.000 tahun yang lalu, kehidupan manusia sangat ditentukan oleh dinamika alam fisik yaitu gempa bumi, gunung meletus dan perubahan iklim. Cara hidup manusia pada zaman tersebut secara berpindah-pindah dan memiliki pola berfikir "Hidup untuk Hari ini". Kehidupan manusia yang ditentukan oleh alam fisik mengakibatkan sebagian dari mereka berpindah dan sebagian musnah. Pada 10.000 tahun terakhir, sudah lahir mentalitas dalam diri manusia. Oleh karena itu, di era ini terjadi fenomena perbudakan, revolusi, rasa ingin menguasai, rasa ingin memerdekakan diri dan muncul kemajuan teknologi. Cara hidup manusia pada era ini dengan cara menetap dan memiliki pola pikir "Hidup tidak hanya untuk hari ini tetapi untuk hari esok dan seterusnya". Dan pada 30-40 tahun terakhir, kehidupan manusia kian ditentukan oleh alam matematika. Era dimana imajinasi dan kemampuan matematika segelintir orang yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk algoritma. Bentuk-bentuk algoritma ini akan menghasilkan yang dinamakan software dan aplikasi. Ini yang akan mempengaruhi car bersosialisasi, cara berbisnis, cara bercinta, bahkan cara bernegara. Hanya dalam hitungan tahun bahkan bulan, teknologi baru bermunculan. Mulai dari data raksasa, sosial media, kecerdasan buatan, komputisasi awan, alat penyimpanan data online, e-commerce bahkan teknologi Blockchain yang memungkinkan demokratisasi akses data.

Pesatnya kemajuan teknologi memberikan ruang-ruang yang memudarkan batasan-batasan yang mana batasan si hitam dan si putih sangatlah tipis. Kemajuan teknologi dengan penyebaran informasi yang bebas dan luas mengakibatkan manusia untuk dapat berpijak pada grey area. Yang mana manusia dituntut untuk dapat melihat suatu fenomena dari berbagai sudut pandang. Ambil contoh saja mengenai sosial media. Media sosial memberikan informasi yang sangat luas. Sadar atau tidak sadar, batasan antara private dan publik sangat tipis. Selain itu, batasan antara informasi yang bernilai fact dan fake sangat tipis pula. Hal inilah yang perlu dikhawatirkan karena dapat menimbulkan akibat yang fatal. Cara mencegahnya yaitu diperlukan kecerdasan dalam bermedia sosial yang mana user media sosial tidak secara langsung membenarkan apa-apa saja yang dilihat, baik itu opini publik, gambar bahkan video. User media sosial sebaiknya me re-check kembali konten-konten yang tersebar di media sosial untuk mengetahui kebenaran akan suatu hal. Intinya, di era sekarang ini jangan mudah untuk percaya dan sebaiknya bersikaplah kritis terhadap konten-konten yang tersebar di media sosial. Kemajuan teknologi yang terjadi akan mempengaruhi kehidupan manusia yang dimulai dari pola pikir manusia, pilihan manusia hingga perilaku manusia. Jika dilihat sekarang ini, manusia sangat bergantung dengan perkembangan teknologi. Seorang mahasiswa dalam menulis tugas akhirpun demikian, untuk melengkapi literatur bacaan ia membutuhkan perpustakaan online yang menyediakan jurnal-jurnal baik nasional maupun internasional. Ini yang menjadi alasan mengapa kemajuan itu perlu, tanpa kemajuan kita hanya berputar dan akan tertinggal. Be smart people in digital era, guys!!!

Wednesday, 26 June 2019

Berdamai dengan Masa Lalu

Cr. Pinterest

Awal memikirkan topik ini setelah berbincang dengan salah satu teman, yang intinya adalah untuk memulai suatu hal yang baru lebih baik untuk berdamai dengan masa lalu terlebih dahulu. Manusia hidup dengan masa lalu, masa sekarang dan masa depan. Ketiganya memiliki hubungan sebab akibat. Mudahnya, apa yang kita lalukan kemarin akan berdampak pada hari ini dan apa yang dilakukan hari ini akan berdampa pada hari esok. Atau terdapat peribahasa, apa yang kita tanam itulah yang akan kita panen. 

Terdapat dua emosi dalam diri manusia, emosi positif dan emosi negatif. Akan tetapi, dalam beberapa hal emosi negatif lebih mempengaruhi pola pikir manusia dan berpengaruh pula pada perilaku manusia. Emosi negatif terdiri dari kesedihan, penyesalan dan dendam. Emosi-emosi negatif yang ada akan membekas dalam diri manusia. Banyak orang yang pada akhirnya terpuruk, karena tidak dapat mengendalikan, melawan dan menuntaskan emosi negatif tersebut. Pada dasarnya emosi negatif tersebut adalah bayangan hitam diri kita sendiri. Melawan diri sendiri adalah salah satu jalan untuk keluar dari emosi negatif tersebut. Selain itu, melakukan sesuatu yang bernilai dan bermanfaat pada diri sendiri dapat menjadi jalan keluar. Contohnya, melakukan sesuatu yang sangat ingin kamu lakukan, memang tidak mudah untuk melakukan akan tetapi cobalah. Mengapa demikian? Jangan hanya karena terpuruk dalam kesedihan, penyesalan dan dendam membuat kita kehilangan masa depan. Misalnya saja, putus dengan pacar sebelum Ujian Nasional entah apapun itu alasannya. Sedih? Tentu tapi jangan berlarut. Oke, lets me to say "Hanya karena kita putus dengan pacar, bukan berarti dunia akan berhenti". BIG NO!! Dunia akan terus berputar dan jika kita diam maka kita tertinggal. Jadi, sebagai seorang siswa lebih baik fokus pada Ujian Nasional, belajar yang rajin dan mendapat nilai yang baik. Buktikan kalau kita dapat survive dari kesedihan putus cinta. By the way, ini pengalaman pribadi gaes dan kalau dari saya kuncinya satu yaitu LAWAN!

Salah satu hambatan untuk menuju masa depan yaitu tidak bisa atau belum bisa menerima masalah dan kesedihan. Entah itu terlalu rumit masalah dan kesedihan, sehingga membekas terlalu dalam. Hal yang perlu kita sadari yaitu apa yang terjadi dalam hidupmu adalah bagian dari hidupmu. Mau tidak mau memori itu akan terus ada dalam ingatanmu. Salah satu jalan keluar yang dapat dilakukan adalah dengan menerimanya, kemudian menguburnya dengan sesuatu yang membangun bukan dengan cara menghapusnya. Misalnya, menjadi korban bullying itu bukan sesuatu yang menyenangnkan. Dijauhi teman hanya karena tidak melakukan sesuatu yang mereka mau. Dituduh karena sesuatu yang tidak dilakukan. Itu sangat membekas, terlebih setiap harinya harus sendiri. Tapi disisi lain, terdapat titik point dimana tidak ingin hal itu terjadi di masa mendatang dan tidak ingin terpuruk. Mungkin jika tidak mengalami bullying semacam ini, di masa mendatang saya tidak bisa ikut organisasi sekolah dan ikut lomba hingga tingkat regional kabupaten. Dari perlakukan bullying yang mengakibatkan sikap diam dan menerima sesuatu hal yang negatif, membuat suatu gebrakan untuk memiliki kemauan speak up dan tidak begitu saja menerima perlakuan bahkan perkataan orang lain. Ada dendam? Jelas tapi itu tidak akan menyelesaikan dan akan menambah emosi negatif. Contoh lain, kegagalan masuk sekolah favorit bukan berarti tidak pintar, bukan berarti berhenti untuk tidak sekolah tapi sebaliknya yang mana kita harus berusaha lebih. Seseorang berkata, "Sekolah tidak hanya satu. Keberhasilanmu dapat diraih bukan hanya dari sekolah favorit itu tapi dari seberapa kamu berusaha. Sama halnya dengan dimanapun kamu berkembang, kunci utama ada dalam usahamu". Kuncinya, MENERIMA, MEMAAFKAN DAN USAHA! Percaya saja, ada hal positif dibalik setiap kejadian.

Selain menerima, kita perlu mengubah cara pandang terhadap masa lalu. Masa lalu tidak dapat diubah tetapi kita dapat mengubah cara pandang dalam melihat masa lalu. Masa lalu terdiri dari masa lalu positif dan negatif, akan tetapi mayoritas orang melihat masa lalu yang bersifat negatif. Selalu ada nilai-nilai yang dapat diambil dari masa lalu yang dapat digunakan untuk masa depan yaitu untuk menghindari terjadinya kesamaan tindakan dalam suatu masalah yang mana sebuah usaha untuk membebaskan emosi negatif. Oleh karena itu, ubahlah masa lalu menjadi potensi. Kalau kata Dr. Ibrahim Elfiky, Masa lalu adalah gudang yang berisi keahlian, keterampilan, dan kebijaksanaan. Tanpa masa lalu, manusia akan terperosok dalam kegelapan. Dan satu hal, Berdamai dengan masa lalu adalah sebuah perjalanan. Sebuah perjalan untuk memahami dan menerima gap antara ekspektasi dan realitas. Ya itulah pejalanan hidup. Sebisa mungkin menghindari untuk berjalan tersandung-sandung karena masa depan telah mengajakmu berjalan kedepan akan tetapi kamu masih melihat kebelakang. Dan pada akhirnya kita menyadari bahwa, "Terkadang dunia itu kejam. Kita benar-benar harus merasakan pahit dan getirnya hidup tanpa tahu kapan rasa manis itu muncul. Namun, percayalah rasa manis itu ada bahkan sangat nikmat setelah pahit dikecap."

"Don't cry because it's over, Smile because it happended." - Dr. Seuss

Referensi:
pijarpsikologi.org
Elfiky, Ibrahim. "Terapi Berfikir Positif".

Friday, 7 June 2019

Manusia Digital

Cr. Pinterest


Di era globalisasi, perkembangan IT tidak dapat dipisahkan dengan dunia bisnis. Penerapan IT dalam dunia bisnis menjadi suatu keharusan dalam perancangan strategi bisnis. Pesatnya perkembangan IT di dunis bisnis dapat diketahui dengan munculnya perusahaan E-Commerce. Perkembangan ini menyebabkan terjadinya perubahan paradigma jual beli dari transaksi konvensional menjadi mungkin dilakukan secara elektronik.

Adanya perkembangan IT bertujuan untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan manusia. Manusia dimanjakan oleh banyaknya fitur-fitur yang ada dalam sebuah aplikasi. Sekarang ini, untuk melakukan jual-beli barang sudah tidak perlu mengeluarkan usaha untuk pergi ke suatu toko. Hanya duduk manis di rumah sudah dapat melakukan transaksi jual-beli. Manusia digital akan mengganti fungsi dompet menjadi tempat untuk menyimpan kartu identitas, kartu kredt dan debit, bukan lagi uang. Mengapa demikian? Karena uang konvensional berubah menjadi uang digital. Sekali tap sudah dapat membayar transaksi. Jika ingin bepergian dan tidak memiliki kendaraan pribadi, manusia akan dimanjakan adanya ojek online. Tanpa perlu mencari ojek atau angkutan umum, ia dapat memesan via aplikasi maka abang ojol akan melesat menuju alamat yang di input pada aplikasi. Sangat dimudahkan bukan kehidupan manusia hari ini? Syaratnya hanya memiliki smartphone, kemudian download aplikasi E-Commerce yang di inginkan dan terkoneksi internet.

Sebuah perusahaan harus memiliki strategi agar dapat bertahan dalam perlombaan bisnis, terlebih di era digital sekarang ini. Penambahan fitur menjadi salah satu strategi yang digunakan oleh perusahaan bisnis digital. Hal ini dapat dilihat dari adanya penambahan fitur pada aplikasi E-Commerce. Awalnya yang saya ketahui tentang aplikasi E-Commerce, yaitu tempat jual-beli secara elektronik yang menyediakan barang-barang seperti pakaian, kosmetik, perabotan rumah tangga, elektronik, tas, sepatu, otomotif, buku dan lain sebagainya untuk online marketplace, kemudian untuk ojek online yang saya ketahui dan gunakan hanya sebatas pesan ojek (motor, mobil), pesan-antar makanan, antar barang. Ya hanya sebatas itu, tetapi setelah menjadi pengamat amatiran pada aplikasi E-Commerce, ternyata fitur-fitur yang disediakan tidak hanya sebatas itu banyak sekali yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan E-Commerce yang berkembang di Indonesia.

Penambahan fitur yang dilakukan oleh perusahaan yaitu penyediaan fitur produk digital yang dimasukan dalam beberapa kategori. Dalam online marketplace secara garis besar terdapat kategori Top-Up dan Tagihan yang menjadi kategori paling sering dtemukan pada beberapa aplikasi E-Commerce karena fitur-fitur yang disediakan dalam kategori tersebut sangat dekat dengan kehidupan manusia khususnya di era digital sekarang ini. Kategori Top-Up dan Tagihan terdiri dari fitur pulsa (prabayar dan pascabayar), listrik (prabayar dan pascabayar), PDAM, Telkom, TV Kabel, Voucher Games, BPJS Kesehatan, dll. Selain itu dalam beberapa aplikasi E-Commerce dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan akan tetapi hanya terdapat di beberapa wilayah saja yaitu Jawa Barat (Bukalapak) serta Jawa Barat dan Jawa Tengah (Tokopedia). Sedangkan untuk fitur Top-Up dan Tagihan di aplikasi ojek online tidak selengkap aplikasi online marketplace. Dari dua aplikasi ojek online yang saya amati, hanya terdapat fitur pulsa saja.

Kategori Travel dan Entertainment juga tidak kalah eksistensinya dengan kategori Top-Up dan Tagihan. Melalui aplikasi online marketplace, manusia sekarang ini dapat melakukan pembelian tiket pesawat, tiket bus, tiket kereta, tiket nonton bioskop, tiket nonton event, bahkan melakukan booking hotel. Selain itu, melalui aplikasi online marketplace manusia dimanjakan dengan fitur streaming baik serial drama atau film. Fitur ini juga terdapat di aplikasi ojek online yaitu dapat melakukan pembelian tiket nonton dan streaming baik serial drama atau film.

Sebagai manusia yang memikirkan masa depan, bagaimana dapat menjalankan hidup di masa depan, bagaimana bisa menikmati hari tua dengan tenang. Yup! Salah satu yang dapat dilakukan adalah melakukan INVESTASI. Beberapa online marketplace (Tokopedia dan Bukalapak) menyediakan fitur investasi yaitu Emas dan Reksadana.

Manusia merupakan makhluk sosial, yang mana dalam kehidupan akan saling membutuhkan. Salah satu yang dapat dilakukan adalah menyisihkan harta kekayaan yang dimiliki untuk dibagikan kepada saudara yang membutuhkan. Ibarat kata, harta yang dibagikan merupakan penghapus dosa. Dan benar sekali bahwa online marketplace sekarang ini menyediakan fitur kemasyarakatan yang terdiri dari Donasi dan Zakat. Fitur ini dapat ditemukan di Shopee, Tokopedia dan Bukalapak.

Masih banyak sekali fitur yang disediakan oleh perusahaan online marketplace, yang saya jabarkan adalah fitur-fitur yang sangat dekat dengan pemenuhan kebutuhan manusia di era digital sekarang ini. Melihat beberapa fitur yang ditawarkan oleh perusahaan kepada user, perusahaan E-Commerce benar-benar memudahkan sekaligus memanjakan penggunanya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya karena satu aplikasi tetapi banyak fungsi. Adanya fenomena ini dapat dikatehui bahwa transaksi elektronik semakin berkembang pesat karena hampir semua lini kehidupan manusia dapat dilakukan secara elektronik. Manusia tidak perlu datang ke toko konvensional untuk membeli barang, hanya melalui mobile application ia sudah dapat membeli barang dan diantar langsung ke rumah. Bahkan untuk membayar Pajak dan BPJS tidak perlu mengantre, hanya sekali tekan pajak dan BPJS sudah terbayarkan. Dalam pemenuhan kebutuhan (makan), manusia tidak perlu pergi ke rumah makan atau kedai makan, melalui aplikasi ia dapat membeli makanan dan diantar langsung ke rumah. Sangat dimudahkan bukan menjadi manusia digital? Apakah kamu siap menjadi manusia digital? Atau lebih tepatnya apakah kamu mau menjadi manusia digital?

Wednesday, 22 May 2019

I am Worth.....

Cr. Pinterest
Sore itu ada seseorang yang mendekat padaku, ia mngatakan bahwa "I am not worth it". Hal itu cukup mengagetkan saya. Di lihat dari penampilannya ia adalah seseorang yang kuat. Tapi ya memang tidak semua hal dapat di nilai dari penampilannya. "Don't judge the book  by the cover", that true!! Mungkin dia tidak ingin orang lain (absolutely yang tidak dekat dengannya) mengetahui kerapuhannya. Jadilah saya bertanya kepada seseorang itu,

Apa yang membuat kamu merasa not worth it?/ Aku tidak bisa membahagiakan orang terdekatku, aku hanya bisa menjadi beban mereka saja.
Apakah mereka orang terdekatmu mengatakan kamu hanya beban bagi mereka?/ Tidak
Kenapa kamu bisa berpikiran demikian jika mereka tidak mengatakan bahwa kamu hanya sebagai beban mereka?/ Karena aku merasa aku tidak bisa melakukan apa-apa
Ada sesuatu yang ingin sekali kamu lakukan sekarang ini?/ Ada
Sudah berusaha untuk melakukan hal itu?/ Belum
Kenapa kamu belum melakukan itu?/ Aku bingung memulai dari mana dan bagaima cara untuk memulai
Adakah teman atau relasi yang bisa membantumu?/ Ada
Sudahkah kamu meminta tolong kepada teman atau relasimu itu?/ Belum
Kenapa demikian?/ Karena aku malu dan sebenernya aku ingin orang lain tidak tahu akan keinginanku. Aku ingin orang lain tahu ketika aku sudah sukses!!
Lalu bagaimana dengan kondisimu sekarang ini?/ I am loser

Apakah keinginanmu itu benar-benar hal yang sangat memalukan?/ Tidak, pada dasarnya keinginanku ini sangat berguna bagi orang lain jika benar-benar dilakukan olehku
Apakah sangat memalukan jika meminta tolong atau bercerita kepada teman atau relasimu?/ Tidak juga, karena pada dasarnya kita satu passion
Apakah dengan mengejar keinginanmu keluarga akan melarangmu?/ Seperti tidak
Masihkah kamu ingin menyimpan keinginanmu dalam dirimu sendiri?/ Sepertinya aku akan mewujudkannya. Aku masih muda dan masih banyak hal yang ingin aku lakukan. Ternyata dengan berpikiran negatif akan diri sendiri hanya akan merusak hidupku sendiri. Menjadi terbuka bukanlah suatu masalah yang besar.

Pada dasarnya apa yang saya lakukan kepada seseorang itu adalah dengan mengubah persepsinya. Dengan begitu, saya membantu memperkuas pemikirannya terhadap suatu hal. Yang selanjutnya ia akan mengubah persepsi negatif akan dirinya sendiri menjadi persepsi yang positif. Karena pikiran negatif itu terjadi berkali-kali maka dapat mengubahnya menjadi keyakinan, yang pada saat itu seseorang tersebut meyakini bahwa dirinya "not worth it". Keyakinan itu yang membuatnya putus asa dan menenggelamkan mimpinya. 

Kata Dr. Ibrahim Elfiky, "Jika Anda mengubah persepsi Anda tentang masalah, memilih memikirkannya sebagai hadiah terindah dari Allah, lalu berkonsentrasi pada upaya mencari solusi, maka Anda akan menemukan pintu harapan terbuka lebar di hadapan Anda. Karena itu, jangan biarkan persepsi Anda tentang suatu masalah mempengaruhi Anda. Sebab persepsi adalah program akan terdahulu yang bisa jadi keliru. Ubahlah persepsi Anda niscaya keidupan Anda juga berubah. Permasalahan dan kesengsaraan hanya ada dalam persepsi belaka."

Terkait dengan mimpi, setiap orang memilikinya entah itu sudah ia sadari atau tidak sadari. Sama hal nya mengenai kelebihan dan kekurangan. Beberapa orang mengatakan kalau ia tidakmengetahui apa kelebihannya, hal tersebut terjadi karena orang tersebut tidak ingin mengenal siapa dirinya. Sebagai seorang manusia kita memiliki hak untuk mencapai mimpi kita masing-masing. Menjadi tertutup akan sebuah mimpi hanya akan terpuruk dan menenggelamkan mimpi tersebut. Biarkan orang menertawakan mimpi kita tapi kita tidak boleh kalah semangat dengan kekuatan tawa mereka. Kita tetap buktikan dan meraih mimpi kita. Jangan jadi insecure karena diri sendiri apalagi karena orang lain. Kalau kata Kurt Cobaik mah ya, "Mereka menertawakan saya karena saya berbeda, saya menertawakan mereka karena mereka sama"



Manusia terlahir ke bumi membawa misinya masing-masing. Jangan berfikir bahwa I am not worth it hanya karena persepsi-persepsi pada yang datang dan justifikasi atas diri sendiri. Karena setiap manusia itu "worth it". Yeah I am worth it and I am believe in (me).

Monday, 13 May 2019

Be Smart KPopers

Cr. Pinterest



Siapa si yang ga tahu K-Popers? Sebuah julukan bagi seseorang yang menyukai K-Pop (Korean Pop) yaitu mereka-mereka yang menyukai boyband dan girlband asal Korea. Sudah menjadi rahasia publik kalau Korea punya segudang boy/girlband. Bahkan terasa atau tidak setiap tahunnya ada yang debut. Populasi K-Popers semakin tahun semakin bertambah, bahkan sekarang ini usia pra-remaja sudah mengenal dunia K-Pop. 

Ada hal menarik dari dunia Per-Kpop-an yaitu tidak jarang K-Popers mendapat labeling ALAY, BAR-BAR dan FANATIK. Sering aku mendengar kata-kata demikian dari banyak orang. Hal seperti ini dikarenakan sikap K-Popers yang terkesan berlebihan dalam menanggapi boy/girlband. Tapi kalau dipikir-pikir hampir semua fans akan bertindak demikian, entah itu fans idol bahkan sepak bola. Tapi apa si yang menjadikan Kpopers mendapat labeling demikian ini dan bagaimana menyikapinya?

Pertama, tidak ada larangan untuk suka dengan K-pop asal tahu batasannya. Batasan yang seperti apa? Jangan sampai waktumu terbuang hanya untuk menonton idolamu saja. Jangan sampai melalaikan kewajibanmu hanya karena takut tertinggal update terbaru dari idolamu. Oke let me to share my story, jadi aku pernah disituasi dimana aku lalai kewajibanku sebagai seorang pelajar karena takut tertinggal comeback dari salah satu boyband. Akhir cerita, aku ga dapet hasil yang memuaskan dan menyesal dibelakang. Please jangan tiru aku, karena bener-bener menyesal dan andai saja waktu bisa diulang aku ingin memperbaiki itu. Lakukan kewajibanmu terlebih dahulu, baru refreshing dengan idolamu. 

Kedua, setiap orang punya sisi negatif dan positif (tidak ada satupun yang sempurna kecuali Tuhan YME), begitupun dengan idol. Para fansgirl/boy banyak yang menutup mata atas fakta-fakta negatif idolanya, semua hal yang ada pada idol adalah positif. So, tak jarang menimbulkan fanwar (perang antar fans). Mereka saling mengunggulkan idolanya bahkan menjatuhkan idol (rival). Tak jarang juga menggunakan kata-kata yang tidak layak untuk digunakan. Sini tak kandani gaess... Apa yang kamu lihat di diri idol itu yang mereka tunjukan di depan kamera, sebagai fans kita ga tahu mereka ketika dibelakang kamera. Jadi, untuk itu sadarlah bahwa setiap manusia memiliki sisi baik dan buruknya. Sebenernya apa si pengaruh langsung bagi idol akibat fanwar? Malu gak si ketika fanwar tapi idolanya berteman dan adem ayem? Tapi fanwar itu kan untuk membela idol? Tapi membela yang seperti apa? Membela dengan ikut menjatuhkan juga? Boleh saja kita membela tapi dengan fakta dan bahasa yang baik dan sopan. 

Ketiga, Re-check kebenaran berita K-Pop. Sebenarnya itu bukan hanya untuk K-Popers tapi untuk yang lainnya juga. Tidak ada salahnya kita meluangkan waktu lebih untuk re-check kebenaran dari suatu berita karena hoax. Jangan karena mempercayai berita yang tidak tahu kebenarannya akan menimbulkan fanwar. Fanwar lagi fanwar lagi, ya karena Kpopers itu melekat dengan namanya fanwar. Atau menodai hubungan persahabatanmu karena berita yang ga jelas kebenarannya.

Keempat, bias itu milik bersama bukan milik pribadi. Jadi, kurang-kurangi ya rebutan bias sama teman. Iya aku pernah ngalamin ini tapi ga sampai menodai hubungan pertemananku kok. Berbagi bias itu asyik lho, kita bisa sharing bareng-bareng dengan teman kita yang satu bias bahkan yang dulunya ga dekat malah jadi dekat. Kpopers make one.

Kelima, jangan lupakan kehidupan nyatamu artinya jangan lupakan orang-orang yang berada di dekat kamu (orangtua, saudara kandung, keluarga dan teman). Ada seorang ayah yang berterima kasih atas kasusnya seorang idol yang menjadikan anak putrinya mengingat si ayah kembali. Menomerduakan orang terdekat untuk urusan virtual bukan tindakan yang dianjurkan.  

Keenam, Cintai mereka (idol) sebatasnya saja dan cintai diri sendiri sepenuhnya. Jangan merugikan diri sendiri hanya karena idol. Apalagi mengikuti perilaku idol yang memang tidak sesuai dengan budaya kita. Ada hal-hal yang perlu di saring, tidak semua hal bisa kita ikuti. Satu hal ekstrem yang sempat heboh, seorang fans ikut bunuh diri karena idolanya bunuh diri. Menjadi loyal tapi tidak demikian caranya. 

Intinya Be Smart Kpopers, so Kpopers tidak akan dipandang sebelah mata. Jangan sampai kamu kehilangan dirimu sendiri karena Kpopers. Jangan jadi palsu. Buatlah karya dengan kamu menjadi Kpopers, sehingga membuktikan kepada orang banyak kalau Kpop membawa dampak yang positif. The last but not least, bersikaplah secara bijak dan cintai mereka sebatasnya saja, because

"We know Them as personal, but They didn't know Us as personal"

Sunday, 12 May 2019

PERJALANAN HIV MENUJU AIDS

Copy Right. news.bbc.co.uk
Fase perkembangan HIV hingga AIDS memerlukan waktu yang lama dan tergantung dengan kondisi kekebalan tubuh masing-masing orang. Ketika membicarakan mengenai perkembangan virus HIV dalam tubuh manusia, maka erat kaitannya dengan Viral Load dan sel CD4. Viral Load merupakan jumlah virus yang berada dalam darah. Sel CD4 merupakan tipe dari lymphocyte (bagian dari sel darah putih). Jadi kalau kita ingin mengetahui perkembangan virus HIV dapat dilihat seberapa banyak jumlah CD4 dan Viral Load di dalam tubuh manusia. Ketika HIV berkembang maka akan menginfeksi dan membunuh sel CD4 T -tipe dari sel darah putih- yang menjadi kunci dalam menjaga kekebalan tubuh manusia. Efek dari infeksi HIV yaitu berkurangnya jumlah sel CD4. Jumlah CD4 pada orang dewasa berkisar pada angga 600 hingga 1.200 sel/mm3. Ketika jumlah CD4 pada orang dewasa dibawah 200 sel/mm3, maka semakin tinggi resiko penyakit opotunistik.

Viral Load merupakan jumlah virus HIV yang terkandung dalam darah, dapat diukur menggunakan HIV Ribonucleic Acid Polymerase Chain Reaction Test (Tes HIV-RNA PCR) yaitu tes yang digunakan untuk mengukur respon tubuh terhadap pengobatan Antiretroveral. Jumlah Viral Load akan semakin tinggi setelah penularan HIV primer. Pada periode waktu setelah infeksi, viral load dapat turun ketika tubuh memproduksi antibodi dan dapat meningkat kembali setelah beberapa tahun ketika jumlah CD4 turun. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa waktu inkubasi HIV itu lama. Viral load yang tinggi dapat menyebabkan resiko penularan lebih tinggi. Setelah beberapa tahun, viral load yang tinggi merupakan tanda penyakit lebih parah ditandai dengan peningkatan status dari HIV menjadi AIDS.

Oke, berikut adalah fase perkembangan HIV

SEROCONVERSION
Orang yang terkena HIV biasanya akan memproduksi antibodi dalam kurin waktu 4 hingga 6 minggu setelah terinfeksi, akan tetapi tidak menutup kemungkinan hingga 3 bulan untuk memproduksi antibodi. Periode waktu antara waktu infeksi HIV dengan hasil positif tes HIV dapat dikatakan "window period atau periode jendela". OLeh karena itu, pada periode ini rang tidak menyadari bahwa di dalam tubuhnya terdapat virus HIV.

Berbeda dengan virus lainnya, produksi antibodi bukan berarti akan memproteksi tubuh dari virus akan tetapi mengindikasi adanya infeksi. Ketika terinfeksi, tubuh akan memproduksi antibodi yang dapat diukur dengan tes laboratorium. Fase inilah disebut Seroconversion yaitu perkembangan antibodi yang dapat dideteksi pada mikroorganisme dalam serum sebagai akibat dari infeksi atau imunisasi. Beberapa orang akan mengalami penyakit, seperti demam, ruam, nyeri sendi dan pembesaran kelenjar getah bening saat fase seronconversion.

"Orang yang melakukan tes laboratorium dan hasilnya menunjukan HIV-negatif tetapi memiliki kebiasaan melakukan tindakan beresiko dalam waktu 3 bulan, maka orang tersebut dianjurkan untuk melakukan tes kembali pada 3 bulan mendatang karena masih ada kemungkinan terinfeksi HIV"



ASYMPTOMATIC HIV INFECTION

Kondisi dimana orang telah terinfeksi HIV tetapi terlihat sehat-sehat saja. Tidak ada gejala yang ditunjukan secara fisik. Durasi waktu periode asyimptomatic setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang dewasa mengalami gejala lebih cepat, beberapa bulan setelah infeksi primer. Selain itu, dapat memakan waktu lebih lama hingga 15 tahun untuk mengalami gejala.



Periode pada anak yang terinfeksi melalui MTCT (dari kandungan hingga pemberian ASI) fase asymptomatic akan lebih pendek. Beberapa bayi HIV-positif akan mengalami sakit pada minggu-minggu awal setelah lahir. Dan beberapa anak mulai mengalami gejala sebelum berusia 2 tahun; beberapa dalam kondisi stabil untu beberapa tahun.



SYMPTOMATIC HIV INFECTION

Kondisi dimana orang yang terinfeksi telah menunjukan secara fisik. Sistem imun rusak dan jumlah CD4 turun dalam fase ini. Perkembangan HIV tergantung pada jenis virus dan karakteristik inang, selain itu juga tingkat kesehatan, gizi dan kekebalan tubuh masing-masing orang.



AIDS

Periode akhir dari infeksi HIV yaitu AIDS, setiap orang pada akhirnya akan mengalami fase ini. Perkembangan infeksi HIV mengakibatkan jumlah CD4 turun dan orang yang terinfeksi akan dengan mudah terkena infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman yang kemungkinan tidak menyebabkan penyakit pada orang sehat, tetapi akan menyebabkan penyakit bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh lemah. Contohnya, TB (penyakit yang paling sering menyerang HIV-positif)



Orang yang hidup dengan infeksi HIV lanjut akan menderita infeksi oportunistik pada organ paru-paru, otak, mata dan organ lainnya. INfeksi oportunistik umum lainnya pada orang yang didiagnosa AIDS, yaitu Pneumocystis Carinii Pneumonia; Cryptospotidiosis; histoplasmosis; dan parasit lainnya, infeksi virus dan jamur, beberapa tipe kanker (seperty Kaposi’s Sarcoma).



Pengobatan ARV, prophylaxis (tindakan yang diambil untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit), pengobatan infeksi oportunistik dapat membantu mempertahankan jumlah sel CD4, menurunkan viral load dan mengulur waktu periode HIV menuju fase symptomatoc dan AIDS. 




JAUHI VIRUSNYA, BUKAN JAUHI ORANGNYA



Referensi :

  1. Module 1: Introduction to HIV/AIDS by Centers for Disease Control and Prevention

Wednesday, 8 May 2019

PENULARAN HIV

Copyright. Pinterest


Sekarang kata HIV dan AIDS sudah tidak asing lagi dan banyak orang tau. Namun, sayangnya banyak orang yang salah persepsi mengenai HIV dan AIDS. Oke selengkapnya mengenai HIV dan AIDS bisa klik link disini.
Banyak anggapan yang keliru mengenai HIV dan AIDS terlebih mengenai cara penularan HIV. Hal ini menyebabkan adanya diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Dijauhi dari kehidupan sosial masyarakat merupakan hal yang marak terjadi, sehingga tidak jarang ODHA yang menutup diri dari lingkungan masyarakat. Salah anggapan yang terjadi, misalnya bersalaman, bercerita dan makan bersama dengan ODHA dapat terjadi penularan virus. Tapi apakah demikian?

Penularan HIV melalui

Blood to Blood
Copyright. Pinterest









Penularan melalui darah dapat terjadi melalui
  • Transfusi darah dengan darah yang terinfeksi HIV
  • Kontak secara langsung dengan darah yang terinfeksi HIV

Sexual Contact

Penularan melalui hubungan seksual dapat terjadi melalui
  • Berhubungan seksual tanpa menggunakan alat pengaman (vaginal, oral atau anal)
  • Kontak langsung dengan cairan tubuh seperti, cairan semen, serviks dan cairan vagina

“Wanita usia subur memiliki resiko khusus untuk tertular HIV. Perilaku utama yang menempatkan mereka pada resiko adalah hubungan seks tanpa alat pengaman dengan pasangan yang terinfeksi HIV.”

Penggunaan Jarum Suntik Bersama 
Copyright. Pinterest














Penggunaan jarum suntik -narkoba- bersama dengan orang yang terkena HIV. Dalam beberapa kasus terjadi pada tenaga kesehatan yang mengalami kecelakaan kerja dimana jarum suntik yang digunakan pada pasien HIV terkena di bagian anggota tubuhnya (misal : tangan), sehingga terjadi penularan HIV.

Perinatal Transmission (MTCT)
Copyright. Pinterest













Penularan dari ibu HIV-positif kepada si buah hati dari masa kehamilan hingga menyusui.


HIV Tidak Menular Melalui
  • Batuk atau bersin
  • Gigitan Serangga
  • Bersentuhan atau Berpelukan
  • Berciuman
  • Menggunakan toilet dan pemandian umum
  • Bersentuhan tangan
  • Bekerja atau bersekolah bersama orang HIV-positif
  • Bertelepon
  • Berbagi minuman atau makanan
  • Menggunakan gelas, piring atau alat makan bersama
Jadi penularan HIV tidak melalui aktivitas sosial, seperti bermain, bekerja dan bersekolah dengan ODHA. Jika ada yang takut untuk sekedar bersalaman atau berbicara dengan ODHA karena takut tertular maka tindakan tersebut salah karena penularan HIV tidak melalui bersalaman atau berbicara. Gigitan nyamuk juga tidak menjadi penyebab HIV karena gigitan nyamuk masuk pada sel darah merah, sedangkan virus HIV hidup di sel darah putih sehingga tidak akan terjadi penularan HIV.

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan melalui akun media sosial Adiyana Esti (@adienesty) mengenai prinsip penularan HIV, sebagai berikut

EXIT
Exit adalah jalan cairan tubuh yang mengandung virus HIV keluar dari tubuh. Bisa melalui luka yang berdarah, jarum suntik yang sudah berisi darah atau cairan tubuh yang mengandung HIV (bisa cairan tubuh yang keluar saat aktivitas seksual. Sedangkan cairan tubuh (seperti air liur, keringat airmata) memang mengandung virus namun jumlahnya tidak cukup untuk dapat menginfeksi, sehingga kontak dengan cairan tersebut tidak berpotensi menularkan.

SURVIVE
Virus HIV yang berada di dalam cairan tersebut tetap bertahan hidup. Akan tetapi, virus HIV sendiri yang berada di luar tubuh manusia (sebagai inang) tidak bertahan lama. Terutama bila terkena sinar matahari dan larutan yang mengandung klorin.

SUFFICIENT
Cairan tubuh yang dapat menularkan harus memiliki jumlah virus HIV yang cukup. Ini menjelaskan alasan mengapa air liur, keringat, air mata, air seni tidak berpotensi menularkan.

ENTER
Merupakan pintu masuk yang berpotensi masuknya cairan tubuh yang mengandung HIV ke dalam tubuh seseorang (misalnya melalui luka, infeksi kulit, mucosa)

"Cara untuk terhindar dari HIV bukan dengan menghindari ODHA (orang yang terkena HIV) tetapi dengan tidak melakukan tindakan beresiko."
Cegah HIV dengan


Copyright. Bahan Sosialisasi Klinik VCT RSUD Goeteng Taroenadhibrata Purbalingga


  • (A)bstinence, tidak melakukan hubungan seks
  • (B)e Faithful, setia kepada pasangan
  • (C)ondom, menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual
  • (D)rug No, tidak mengkonsumsi narkoba
  • (E)ducation, mengedukasikan kepada masyarakat luas apa itu HIV-AIDS 

JAUHI VIRUSNYA, BUKAN JAUHI ORANGNYA



Referensi :
  1. Module 1: Introduction to HIV/AIDS by Centers for Disease Control and Prevention
  2. Adiyana Esti, Prinsip Penularan HIV
  3. Bahan Sosialisasi Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Goeteng Taroenadhibrata Kabupaten Purbalingga

Friday, 3 May 2019

SKY CASTEL: Father Love and Mother Love


Cr. Pinterest

SKY CASTLE, can i say that this is the best drama ever?

Why? Drama ini satu-satunya yang saya rampungkan, setelah beberapa drama hanya sampai 5-10 episode saja. Sky Castle merupakan drama keluaran JTBC yang tayang mulai 23 November dan selesai pada 2 Februari, tuntas dalam 20 episode dengan rating 24.357% di Seoul dan 23.779% di Worldwide. Drama ini cukup mendapat perhatian karena mengambil cerita tentang kehidupan keluarga yang tinggal di perumahan super elite "Sky Castle" yang sangat memperhatikan status dan kedudukan sosial yang dapat diukur dari tingkat pendidikan anak dan karir suami. Tidak heran kalau para istri (ibu) mengusahakan anaknya untuk mendapat pendidikan yang berkualitas dan menunjang karir suaminya.

Berbicara tentang pendidikan anak, tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya gagal. Orangtua selalu mengusahakan anaknya untuk dapat mengenyam pendidikan bagaimanapun caranya. Usaha yang dilakukan orang tua dimulai dari memasukkan anak-anaknya mengenyam pendidikan formal (mendaftarkan anak di lembaga pendidikan fromal, seperti SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi). Tak jarang orangtua juga mendaftarkan anaknya untuk mengikuti tambahan pelajaran di lembaga kursus pendidikan. Hal demikian lumrah dilakukan orangtua dengan tujuan meningkatkan nilai anak. Nilai pelajaran menjadi suatu hal yang penting dan mengukur tingkat kepintaran seorang anak.

Cha Min Hyuk dan No Seung Hye, salah satu pasangan suami istri yang tinggal di Sky Castle. Mereka memiliki 1 anak perempuan dan 2 anak kembar laki-laki. Cha Min Hyuk terobsesi dengan hierarkhi piramida, menginginkan anak-anaknya berada di puncak piramida semata-mata untuk status sosial dan memberi makan egonya. Menurutnya, seseorang yang berada di puncak piramida memiliki kekuasaan yang mutlak dan tidak terbantahkan. Satu hal yang berbeda dari keluarga ini adalah anak-anaknya tidak di daftarkan pada lembaga kursus pendidikan. Cha Min Hyuk sendiri yang memberi tambahan pelajaran pada kedua anak kembarnya. Tetapi ini bukan solusi menghindari stress pada anak, akan tetapi menambah stress pada anak. Kenapa? Tingginya pressure yang diberikan Cha Min Hyuk  mempengaruhi kondisi psikis pada anak. Ruang belajar dengan dekorasi monokrom, ruangan kedap suara dan timer yang menambah suasana semakin horor. Ya horor, karena tidak memberi kenyamanan pada anak, sehingga materi dan soal-soal yang dikerjakan menguap begitu saja. Motivasi belajar dan mengerjakan soal bukan lagi "aku ingin bisa, aku ingin paham dan aku memahami" tapi "aku ga ingin dihukum oleh ayah". Cha Min Hyuk merupakan sosok yang memiliki power di keluarga dan tidak mengizinkan siapapun untuk melawan kekuasaannya. No Seung Hye, istri yang baik dan menurut pada suami. Meskipun ia merasa tertekan dengan kondisi anak-anaknya. Namun disisi lain Cha Min Hyuk adalah seorang patriarkis, seseorang yang paling berkuasa dan setiap anggota keluarga harus menyetujui apapun keputusannya. Hal ini yang menjadi alasan mengapa ia terobsesi dengan piramida.

Erich Fromm dalam The Art of Loving, cinta kebapakan adalah cinta bersyarat.Prinsipnya adalah “Aku mencintaimu karena kau memenuhi harapanku, karena kau melaksanakan kewajibanmu, karena kau mirip aku”. Hal ini sesuai dengan yang Cha Min Hyuk perlakukan kepada anaknya. Kewajiban seorang anak yang bersekolah adalah belajar, mau tidak mau, nyaman tidak nyaman, suka tidak suka maka lakukan. Ditambah dengan karakter Cha Min Hyuk sebagai sosok laki-laki patriarkis yang mana ia memiliki kuasa tertinggi, siapapun tidak diperbolehkan untuk menentangnya. Seorang ayah dan suami yang harus selalu dipatuhi dalam keadaan apapun. Nilai sekolah menjadi suatu hal yang penting dan sangat berharga dibanding kenyamanan anak-anaknya. Nilai yang tinggi berpengaruh pada status sosial di masyarakat. So, dari cerita Cha Min Hyuk ini kita tahu bahwa dalam kodrat cinta kebapakan, kepatuhan adalah kebajikan utama, sedangkan ketidakpatuhan merupakan dosa utama- dan hukumnya adalah ditariknya cinta kebapakan itu.  Cinta kebapakan yang kental di miliki oleh Cha Min Hyuk menjadikan dia seorang bapak yang keras dan menginginkan anaknya menjadi seperti yang dia inginkan.


Berbeda dengan cinta keibuan yang tanpa syarat. Apapun kondisi seorang anak, seorang ibu akan menerimanya. Cinta yang tak bersyarat itu sudah diberikan semenjaknya anaknya di kandungan. No Seung Hye-pun demikian, meskipun anaknya mendapat nilai kurang baik (jelek), tidak lantas membenci atau menyalahkan anak-anaknya. Ia tetap menerima anaknya dengan lebih memperhatikan kondisi psikologi anak. Pada titik ini, Seung Hye menyadari bahwa ia perlu untuk melawan model pembelajaran suaminya. Cinta keibuan bagi anaknya salah satunya dengan memberi rasa aman dan afeksi lebih kepada anaknya. 



Dalam diri manusia sebenarnya ada cinta kebapakan dan cinta keibuan. Bukan tidak baik cinta kebapakan itu, tapi idealnya ada keseimbangan antara cinta kebapakan dan cinta keibuan. Cha Min Hyuk adalah seseorang yang memiliki cinta kebapakan begitu kental dan No Seung Hye memiliki cinta keibuan yang tidak kalah kentalnya. Cha Min Hyuk dan No Seung Hye berada pada dua kutub yang berbeda. Ketika cinta kebapakan itu lebih dominan maka akan menjadikan seseorang keras dan tidak manusiawi. Sedangkan, jika cinta keibuan lebih dominan maka akan cenderung kehilangan pertimbangan dan mengganggu perkembangan dirinya dan orang lain. Dalam hal parenting anak, sebainya antara ayah dan ibu harus bekerjasama. Bukan berarti karena ayah adalah seorang kepala rumah tangga maka hal parenting anak keputusannya mutlak ditangan sang ayah. Dalam hal parenting, ibu juga memegang peran dalam hal keputusan untuk menyimbangkan. Di samping itu, jangan lupakan apa keinginan dan kesukaan atau hal-hal yang ingin dicapai oleh seorang anak. Memaksakan kehendak kepada anak hanya akan menambah beban mental. Oleh karena itu, antara ayah, ibu dan anak idealnya saling bekerjasama.

Referensi :
K-Drama "SKY CASTLE"
Erich Fromm, "The Art of Loving"

Wednesday, 24 April 2019

DEFINISI HIV DAN AIDS





HIV
Dewasa ini HIV-AIDS mulai dikenal oleh masyarakat secara luas yang ditandai adanya pengetahuan masyarakat mengenai kasus-kasus HIV-AIDS. Namun pengetahuan mengenai kasus-kasus HIV tidak diseimbangi dengan pengetahuan mengenai gambaran tentang HIV-AIDS, sehingga tidak sedikit dari mereka yang menganggap bahwa HIV-AIDS merupakan epidemi yang menakutkan. Hal ini berakibat adanya diskriminasi terhadap ODHA (Orang dengan HIV-AIDS) oleh masyarakat baik secara langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu, perlu sekali adanya edukasi kepada masyarakat mengenai HIV-AIDS.

HIV dan AIDS merupakan dua hal yang berbeda tetapi saling berhubungan. HIV merupakan akronim dari :

H         : Human, Orang/Manusia

I           : Imunodeficiensy, menyerang sel dari putih, sehingga terjadi penurunan kekebalan tubuh

V         : Virus, virus

  • HIV akan melawan pertahanan tubuh –sistem kekebalan tubuh- dengan menginfeksi sel darah putih yang menyebabkab sistem kekebalan tubuh melemah.
  • Ketika sistem kekebalan tubuh melemah atau terganggu, tubuh kehilangan perlindungan terhadap penyakit
  • Seiring berjalannya waktu, sistem kekebalan tubuh tidak dapat melawan inveksi HIV, mengakibatkan berkembangnya penyakit yang serius dan mematikan.


AIDS
AIDS merupakan akronim adri Acquired Immunodeficiency Syndrome dan merujuk pada tahapan perkembangan HIV lebih lanjut

A         : Acquired, untuk membedakan dari kondisi genetik atau bawaan yang menyebabkan tidak berfungsinya sistem kekebalan tubuh (bukan keturuanan)

I           : Immuno, menyerang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kerentanan terhadap inveksi

D         : Deficiency, menyerang sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh manusia

S          : Syndrome, kumpulan dari gejala dan penyakit karena infeksi HIV


Perbedaan antara HIV, HIV infection, dan AIDS
HIV merupakan virus yang menyebabkan adanya infeksi. Orang yang terinfeksi HIV tidak terlihat tanda-tanda penyakit akan tetapi dapat menularkan kepada orang lain. Mayoritas orang yang terinfeksi HIV akan berkembang pada tahap AIDS setelah periode waktu tertentu yang memungkin beberapa bulan atau lebih dari lima belas tahun dan diagnosis AIDS di dasarkan pada hasil tes laboratorium.


"Orang yang terinveksi HIV pada periode awal tidak menunjukan gejala penyakit apapun. Orang yang terinveksi HIV hanya akan mengetahui status –HIV Positif- ketika melakukan tes laboratorium."


TIPE HIV-AIDS

HIV memiliki dua tipe yaitu tipe HIV-1 dan HIV-2. Kedua tipe memiliki persamaan yaitu proses penularannya sama dan memiliki karakter yang sama yaitu adanya infeksi oportunistik dan berkembang menjadi AIDS. HIV-1 dapat ditemukan di seluruh penjuru dunia, sedangkan HIV-2 hanya dapat ditemukan di Afrika Barat, Angola dan Mozambik.

Penularan HIV-2 lebih sulit daripada HIV-1, karena HIV-2 bersifat patogen yaitu selisih periode infeksi awal dan penyakit lebih lama. Di beberapa derah, ada yang terinfeksi keduanya. Penularan HIV-2 melalui ibu menyusui sangat jarang terjadi (tingkat penularan dari 0% hingga 5% pada bayi yang disusui tanpa adanya intervensi apapun). Hal yang menyebabkan HIV-2 lebih sulit meular adalah tingkat virulensi dan viral load pada HIV-2 lebih rendah daripada HIV-2. Virulensi adalah derajat kemampuan suatu patogen oprtunistik untuk menyebabkan penyakit, sedangkan viral load adalah jumlah virus dalam darah. 


"So, untuk mengetahui statusmu positif atau negatif, segera lakukan tes laboratorium. Tidak ada salahnya mengetahui sedini mungkin, biar lebih awal pengobatannya." 

Referensi

Module 1: Introduction to HIV/AIDS by Centers for Disease Control and Prevention