![]() |
| Cr. Pinterest |
Siapa si yang ga tahu K-Popers? Sebuah julukan bagi seseorang yang menyukai K-Pop (Korean Pop) yaitu mereka-mereka yang menyukai boyband dan girlband asal Korea. Sudah menjadi rahasia publik kalau Korea punya segudang boy/girlband. Bahkan terasa atau tidak setiap tahunnya ada yang debut. Populasi K-Popers semakin tahun semakin bertambah, bahkan sekarang ini usia pra-remaja sudah mengenal dunia K-Pop.
Ada hal menarik dari dunia Per-Kpop-an yaitu tidak jarang K-Popers mendapat labeling ALAY, BAR-BAR dan FANATIK. Sering aku mendengar kata-kata demikian dari banyak orang. Hal seperti ini dikarenakan sikap K-Popers yang terkesan berlebihan dalam menanggapi boy/girlband. Tapi kalau dipikir-pikir hampir semua fans akan bertindak demikian, entah itu fans idol bahkan sepak bola. Tapi apa si yang menjadikan Kpopers mendapat labeling demikian ini dan bagaimana menyikapinya?
Pertama, tidak ada larangan untuk suka dengan K-pop asal tahu batasannya. Batasan yang seperti apa? Jangan sampai waktumu terbuang hanya untuk menonton idolamu saja. Jangan sampai melalaikan kewajibanmu hanya karena takut tertinggal update terbaru dari idolamu. Oke let me to share my story, jadi aku pernah disituasi dimana aku lalai kewajibanku sebagai seorang pelajar karena takut tertinggal comeback dari salah satu boyband. Akhir cerita, aku ga dapet hasil yang memuaskan dan menyesal dibelakang. Please jangan tiru aku, karena bener-bener menyesal dan andai saja waktu bisa diulang aku ingin memperbaiki itu. Lakukan kewajibanmu terlebih dahulu, baru refreshing dengan idolamu.
Kedua, setiap orang punya sisi negatif dan positif (tidak ada satupun yang sempurna kecuali Tuhan YME), begitupun dengan idol. Para fansgirl/boy banyak yang menutup mata atas fakta-fakta negatif idolanya, semua hal yang ada pada idol adalah positif. So, tak jarang menimbulkan fanwar (perang antar fans). Mereka saling mengunggulkan idolanya bahkan menjatuhkan idol (rival). Tak jarang juga menggunakan kata-kata yang tidak layak untuk digunakan. Sini tak kandani gaess... Apa yang kamu lihat di diri idol itu yang mereka tunjukan di depan kamera, sebagai fans kita ga tahu mereka ketika dibelakang kamera. Jadi, untuk itu sadarlah bahwa setiap manusia memiliki sisi baik dan buruknya. Sebenernya apa si pengaruh langsung bagi idol akibat fanwar? Malu gak si ketika fanwar tapi idolanya berteman dan adem ayem? Tapi fanwar itu kan untuk membela idol? Tapi membela yang seperti apa? Membela dengan ikut menjatuhkan juga? Boleh saja kita membela tapi dengan fakta dan bahasa yang baik dan sopan.
Ketiga, Re-check kebenaran berita K-Pop. Sebenarnya itu bukan hanya untuk K-Popers tapi untuk yang lainnya juga. Tidak ada salahnya kita meluangkan waktu lebih untuk re-check kebenaran dari suatu berita karena hoax. Jangan karena mempercayai berita yang tidak tahu kebenarannya akan menimbulkan fanwar. Fanwar lagi fanwar lagi, ya karena Kpopers itu melekat dengan namanya fanwar. Atau menodai hubungan persahabatanmu karena berita yang ga jelas kebenarannya.
Keempat, bias itu milik bersama bukan milik pribadi. Jadi, kurang-kurangi ya rebutan bias sama teman. Iya aku pernah ngalamin ini tapi ga sampai menodai hubungan pertemananku kok. Berbagi bias itu asyik lho, kita bisa sharing bareng-bareng dengan teman kita yang satu bias bahkan yang dulunya ga dekat malah jadi dekat. Kpopers make one.
Kelima, jangan lupakan kehidupan nyatamu artinya jangan lupakan orang-orang yang berada di dekat kamu (orangtua, saudara kandung, keluarga dan teman). Ada seorang ayah yang berterima kasih atas kasusnya seorang idol yang menjadikan anak putrinya mengingat si ayah kembali. Menomerduakan orang terdekat untuk urusan virtual bukan tindakan yang dianjurkan.
Keenam, Cintai mereka (idol) sebatasnya saja dan cintai diri sendiri sepenuhnya. Jangan merugikan diri sendiri hanya karena idol. Apalagi mengikuti perilaku idol yang memang tidak sesuai dengan budaya kita. Ada hal-hal yang perlu di saring, tidak semua hal bisa kita ikuti. Satu hal ekstrem yang sempat heboh, seorang fans ikut bunuh diri karena idolanya bunuh diri. Menjadi loyal tapi tidak demikian caranya.
Intinya Be Smart Kpopers, so Kpopers tidak akan dipandang sebelah mata. Jangan sampai kamu kehilangan dirimu sendiri karena Kpopers. Jangan jadi palsu. Buatlah karya dengan kamu menjadi Kpopers, sehingga membuktikan kepada orang banyak kalau Kpop membawa dampak yang positif. The last but not least, bersikaplah secara bijak dan cintai mereka sebatasnya saja, because
"We know Them as personal, but They didn't know Us as personal"

No comments:
Post a Comment