![]() |
| Copyright. Pinterest |
Sekarang kata HIV dan AIDS sudah tidak asing lagi dan banyak orang tau. Namun, sayangnya banyak orang yang salah persepsi mengenai HIV dan AIDS. Oke selengkapnya mengenai HIV dan AIDS bisa klik link disini.
Banyak anggapan yang keliru mengenai HIV dan AIDS terlebih mengenai cara penularan HIV. Hal ini menyebabkan adanya diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Dijauhi dari kehidupan sosial masyarakat merupakan hal yang marak terjadi, sehingga tidak jarang ODHA yang menutup diri dari lingkungan masyarakat. Salah anggapan yang terjadi, misalnya bersalaman, bercerita dan makan bersama dengan ODHA dapat terjadi penularan virus. Tapi apakah demikian?
Penularan HIV melalui
Blood to Blood
![]() |
| Copyright. Pinterest |
Penularan melalui darah dapat terjadi melalui
- Transfusi darah dengan darah yang terinfeksi HIV
- Kontak secara langsung dengan darah yang
terinfeksi HIV
Penularan melalui hubungan seksual dapat terjadi melalui
- Berhubungan seksual tanpa menggunakan alat pengaman (vaginal, oral atau anal)
- Kontak langsung dengan cairan tubuh seperti, cairan semen, serviks dan cairan vagina
“Wanita usia subur memiliki resiko khusus untuk tertular HIV. Perilaku utama yang menempatkan mereka pada resiko adalah hubungan seks tanpa alat pengaman dengan pasangan yang terinfeksi HIV.”
Penggunaan Jarum Suntik Bersama
![]() |
| Copyright. Pinterest |
Penggunaan jarum suntik -narkoba- bersama dengan orang yang terkena HIV. Dalam beberapa kasus terjadi pada tenaga kesehatan yang mengalami kecelakaan kerja dimana jarum suntik yang digunakan pada pasien HIV terkena di bagian anggota tubuhnya (misal : tangan), sehingga terjadi penularan HIV.
Perinatal Transmission (MTCT)
![]() |
| Copyright. Pinterest |
Penularan dari ibu HIV-positif kepada si buah hati dari masa kehamilan hingga menyusui.
HIV Tidak Menular Melalui
- Batuk atau bersin
- Gigitan Serangga
- Bersentuhan atau Berpelukan
- Berciuman
- Menggunakan toilet dan pemandian umum
- Bersentuhan tangan
- Bekerja atau bersekolah bersama orang HIV-positif
- Bertelepon
- Berbagi minuman atau makanan
- Menggunakan gelas, piring atau alat makan bersama
Jadi penularan HIV tidak melalui aktivitas sosial, seperti bermain, bekerja dan bersekolah dengan ODHA. Jika ada yang takut untuk sekedar bersalaman atau berbicara dengan ODHA karena takut tertular maka tindakan tersebut salah karena penularan HIV tidak melalui bersalaman atau berbicara. Gigitan nyamuk juga tidak menjadi penyebab HIV karena gigitan nyamuk masuk pada sel darah merah, sedangkan virus HIV hidup di sel darah putih sehingga tidak akan terjadi penularan HIV.
Berdasarkan informasi yang saya dapatkan melalui akun media sosial Adiyana Esti (@adienesty) mengenai prinsip penularan HIV, sebagai berikut
EXIT
Exit adalah jalan cairan tubuh yang mengandung virus HIV keluar dari tubuh. Bisa melalui luka yang berdarah, jarum suntik yang sudah berisi darah atau cairan tubuh yang mengandung HIV (bisa cairan tubuh yang keluar saat aktivitas seksual. Sedangkan cairan tubuh (seperti air liur, keringat airmata) memang mengandung virus namun jumlahnya tidak cukup untuk dapat menginfeksi, sehingga kontak dengan cairan tersebut tidak berpotensi menularkan.
SURVIVE
Virus HIV yang berada di dalam cairan tersebut tetap bertahan hidup. Akan tetapi, virus HIV sendiri yang berada di luar tubuh manusia (sebagai inang) tidak bertahan lama. Terutama bila terkena sinar matahari dan larutan yang mengandung klorin.
SUFFICIENT
Cairan tubuh yang dapat menularkan harus memiliki jumlah virus HIV yang cukup. Ini menjelaskan alasan mengapa air liur, keringat, air mata, air seni tidak berpotensi menularkan.
ENTER
Merupakan pintu masuk yang berpotensi masuknya cairan tubuh yang mengandung HIV ke dalam tubuh seseorang (misalnya melalui luka, infeksi kulit, mucosa)
"Cara untuk terhindar dari HIV bukan dengan menghindari ODHA (orang yang terkena HIV) tetapi dengan tidak melakukan tindakan beresiko."Cegah HIV dengan
![]() |
| Copyright. Bahan Sosialisasi Klinik VCT RSUD Goeteng Taroenadhibrata Purbalingga |
- (A)bstinence, tidak melakukan hubungan seks
- (B)e Faithful, setia kepada pasangan
- (C)ondom, menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual
- (D)rug No, tidak mengkonsumsi narkoba
- (E)ducation, mengedukasikan kepada masyarakat luas apa itu HIV-AIDS
JAUHI VIRUSNYA, BUKAN JAUHI ORANGNYA
Referensi :
- Module 1: Introduction to HIV/AIDS by Centers for Disease Control and Prevention
- Adiyana Esti, Prinsip Penularan HIV
- Bahan Sosialisasi Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Goeteng Taroenadhibrata Kabupaten Purbalingga





No comments:
Post a Comment